Kamis, 02 Februari 2012

Hukum Tarbiyatun Nisa’ (TN)

Link ke posting ini 0 komentar
Hukum Tarbiyatun Nisa’ (TN)
Posted on 04/12/11

بسم الله الرحمن الرحيم



Fatwa Syaikh Yahya bin Ali Al-Hajury

-hafidzohulloh-

Seputar Hukum

Tarbiyatun Nisa` (TN). (*)

Terdapat di Negara kami Indonesia, Ma`had yang didirikan khusus untuk para wanita, dinamakan dengan “Tarbiyatun Nisa`” padanya diajarkan Al-Qur`an dan Sunnah. Kami telah mengingkari ma`had ini, dan kami tidak melihat pada pengingkaran tersebut kecuali kebaikan karena apa yang ada padanya dari musykilah (masalah) dan penyelisihan syari`at. Adapun bentuk ma`had tersebut adalah(1):

Pertanyaan pertama: Santriwati tersebut datang dengan walinya ke Ma`had itu. Dan kadang-kadang dari tempat jauh yang berjarak safar dan jika telah sampai di ma`had tersebut walinya meninggalkannya sendirian di ma`had tersebut untuk menuntut ilmu bersama teman-temannya selama (dua, tiga, empat tahun). Dan telah diketahui bersama bahwasanya seorang santriwati jika membutuhkan suatu kebutuhan, dia keluar ke pasar yang kadang terletak jauh dari ma`had dan tanpa mahrom, dan yang lebih (memprihatinkan) lagi dari hal ini jika santriwati itu sakit dan terpaksa untuk pergi ke rumah sakit, dia pergi ke sana tanpa mahrom , bagaimana pendapat kalian tentang hal ini?

Jawaban: Ini adalah metode yang muhdats (dibuat-buat tanpa landasan syar’i), tidak pernah ada di zaman-zaman terbaik (salafus soleh)(2), dan padanya terdapat hal-hal yang menyelisihi syari`ah sebagaimana yang disebutkan dalam pertanyaan, bahwasanya seorang wanita bersamaan dengan lemahnya dia, jika dia sakit dia membutuhkan orang yang membantunya, dan jika dia keluar sendirian dalam keadaan sakit, mau tidak mau dia butuh bermu`amalah (berhubungan) yang bisa menyebabkannya terjatuh pada campur baur dengan laki-laki (yang bukan mahrom), dan minta pertolongan kepada mereka dalam proses pengobatannya, dan demikian pula jika butuh untuk membeli keperluannya yang mengharuskan dia untuk keluar dan bercampur baur (berhubungan) dengan laki-laki dan dalam keadaan ini keadaannya tidak terjaga. Sedangkan Allah Uberfirman dalam kitabNya:

}وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى { [الأحزاب:33]

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu, dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu.” Dan berfirman U:

}يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا{ [التحريم:6]

“Hai orang-orang yang beriman jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” Dan Nabi ج bersabda:

((كُلُّكُمْ رَاعٍ وَ مَسْؤُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ))

“Setiap kalian adalah pemimpin, dan akan ditanya pertanggung jawabannya.”(Muttafaqun `alaihi) Dan hadits:

((الرُّجُلُ رَاعٍ وَمَسْؤُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالمَرْأَةُ رَاعِيَّةٌ فِيْ بَيْتِهَا وَمَسْؤُولَةٌ عَنْ رَعِيَّتِهَا))

“Seorang lelaki adalah pemimpin dan akan ditanya dari apa yang dia pimpin (pertanggung jawabannya), dan seorang wanita adalah pemimpin dan akan ditanya pertanggung jawabannya.”(HR. Bukhory dan Muslim) Maka dalam hal ini timbullah kebebasan seorang wanita dari pemimpinan (penjagaan) rumahnya, jika dia telah berkeluarga (menikah), kalau dia belum menikah, maka dia telah lepas dari penjagaan (tanggungan) walinya ketika itu. Padahal Nabi ج telah bersabda:

((مَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِيْنٍ أَذْهَبَ لِلُبِّ الرَّجُلِ الحَاِزِم مِنْ إِحْدَاكُنَّ ))

“Aku tidak melihat orang yang kurang akal dan agamanya, yang mampu mempengaruhi orang yang berakal dan teguh pendiriannya dari salah seorang dari kalian (para wanita).” (HR. Bukhory dan Muslim) Dan bersabda ج:

((صَلَاةُ الَمرْأَةِ فِيْ حُجْرَتِهَا أَفْضَلُ مِنْ صَلَاتِهَا فِيْ بَيْتِهَا )) الحديث

“Sholatnya salah seorang wanita di dalam kamarnya itu lebih utama (afdhol) dari sholatnya di dalam rumahnya.”(HR. Abu Daud) Yaitu: semakin tertutupnya (tersembunyinya) tempat seorang perempuan maka semakin afdhol (utama) baginya. Oleh karena itu penjagaan adalah perkara yang dituntut dan harus dilakukan. Adapun penjagaan –dalam keadaan yang seperti ini- adalah penjagaan yang lemah, yang tidak diridhoi oleh Allah. Dan berdasarkan hal ini, maka apa yang difatwakan oleh Syaikh Al-Albany yang telah kami nukilkan dan apa yang disebarkan pada risalah yang ditulis oleh anak perempuan Syaikh Al-Albany, dan menambahkan di dalamnya fatwa `Allamah Al-Fauzan, menyebutkan fatwa kami juga, perkataan ayahnya, dan perkataan penulis yang bernama Al-Hajjy, menunjukkan bahwa perkara ini telah diremehkan oleh kebanyakan orang. Pada asalnya menurut salafus sholeh, seorang wanita itu dijaga, diajari, dan dilindungi oleh walinya. Dan di Shohihain bahwasanya Nabi ج berkata kepada seorang Shohabat ط:

((زَوَّجْتُكَهَا بِمَا مَعَكَ مِنْ القُرْآنِ))

“Aku menikahkanmu dengannya, dengan apa yang ada padamu dari Al-Qur`an.” (HR. Bukhory dan Muslim) Kemudian juga pada asalnya laki-laki yang mengurus dan menjaga perempuan, dan mengajari mereka dari balik hijab (tabir), sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi جtatkala mereka (para sohabiyyat) mengatakan kepada beliau:

))يا رسول الله ذهب الرجال بك فاجعل لنا يوما…)).(الحديث)

” Ya Rosululloh جpara lelaki telah pergi kepadamu (engkau mengajari mereka terus), maka luangkanlah untuk kami suatu hari untuk enkau mengajari kami….”(al-hadits) (HR. Bukhory dan Muslim). Dan demikian juga yang terjadi pada orang-orang terdahulu (salafus soleh) adapun metode (cara) yang telah disebutkan ini, tidak didukung atasnya.

Pertanyaan kedua: Mereka tinggal di tempat yang dinamakan asrama wanita dan hal ini menyebabkan fitnah, karena beberapa sebab di antaranya:

(a)-Telah terjadi pada suatu hari, seorang laki-laki masuk ke asrama tersebut dan kami tidak mengetahui apa yang dia inginkan, mencuri atau apa, dan tidak ada di asrama itu seorang laki-lakipun (wali mereka) yang ada hanyalah perempuan saja.

(b)- Sebagian mereka merasa memperoleh kebebasan penuh dikarenakan jauhnya mereka dari keluarga mereka, yang merupakan sebab kami terkadang mendengar berita buruk dari mereka dari waktu ke waktu.(·)

Pertanyaan ketiga: Menyebabkan mereka terfitnah dengan pengajar mereka, terutama jika mudarris mereka (pengajar) masih membujang atau sebaliknya, karena seringnya pengajar itu keluar masuk mengajar mereka. Dan hal ini nampak ketika jam pelajaran, dari beberapa perkara berikut ini yang terjadi di saat belajar mengajar:

a-Absen (dengan menyebutkan nama mereka satu persatu), Syaikh mengomentari:”Yaitu: di mana Fulanah dan ke mana perginya Fulanah?”

b-Percakapan antara mudarris dengan santriwati dalam pelajaran bahasa Arab (tanya jawab) dengan mengangkat suara.

c-Mudarris mendengarkan bacaan Al-Qur`an para santriwati (tasmi`).

Jawaban:

Ini adalah fitnah. Allah تعالى berfirman:

} وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ{ [الأحزاب:53]

“Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi ج), maka mintalah dari balik tabir.” Dan bersabda Nabi ج::

(( إِيَّاكُمْ وَالدُّخُولَ عَلَى النِّسَاءِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ . قَالَ: الْحَمْوُ الْمَوْتُ))

”Takutlah kalian untuk masuk kepada wanita” lalu bertanya salah seorang dari Anshor: “Wahai Rosulullah, bagaimana dengan al-hamwu (ipar)?” Beliau menjawab: ” al-hamwu (ipar) adalah maut.”(HR. Bukhory dan Muslim)

Ini adalah penyelisihan yang tidak sedikit yang merupakan pengantar fitnah. Hendaknya dia tinggal di rumahnya, mempelajari apa yang dimudahkan oleh Allah untuk dia pelajari, lebih baik baginya daripada keadaan yang seperti ini. dan wajib baginya menjauhi hal itu. Karena hadits:

((أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِيَ الْقَلْب)).

”Ketahuilah sesungguhnya di dalam jasad ada segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik maka baiklah seluruh jasad, dan apabila segumpal daging itu rusak maka rusaklah seluruh jasad, dan ketahuilah bahwa gumpalan daging itu adalah hati.” (HR. Bukhory dan Muslim)

Pertanyaan keempat: Dan juga telah terjadi, bahwasanya sebagian mereka kerasukan jin, dan yang meruqyahnya adalah mudarris, jika mudarris tidak menghafal Al-Qur`an, dipanggil selainnya dari santri yang hafal Al-Qur`an, dan hal ini sering terjadi.

Jawaban: -حسبنا الله ونعم الوكيل- telah lewat penyebutan dalil-dalil mengenai bahayanya perbuatan itu. Maka seorang pengajar dalam hal ini menawarkan dirinya kepada fitnah, demikian juga santriwati tersebut menawarkan (menghadapkan) diri kepada fitnah dan lain sebagainya yang terkandung di dalam kerusakan ini.

Pertanyaan kelima: Juga yang merupakan sebab fitnah, bahwasanya barangsiapa yang hendak melamar salah seorang dari mereka datang secara langsung melihatnya (nadzor) tanpa mahrom. Dengan alasan jika walinya datang dari tempat yang jauh sedangkan salah seorang di antara keduanya menolak setelah nadzor (tidak ada kecocokan), hal ini memberatkan wali santriwati tersebut untuk kembali ke kampungnya yang jauh dan dia akan merasa bahwa kedatangannya sia-sia tidak ada gunanya. Karena itu walinya tidak datang kecuali setelah selesai nadzor dan adanya dari kedua belah pihak kesepakatan.

Pertanyaan keenam: Kadang-kadang terjadi Ikhtilat (campur baur) antara santri dan santriwati, karena jalan untuk keluar masuk cuma satu.

Pertanyaan ketujuh: Dan yang lebih jelek lagi dari hal ini bahwasanya santriwati mencuci pakaian mudarris, serta memasakkan makanan untuknya, sekalipun mudarris itu telah berkeluarga.

Jawaban: Mudarris ini jika dia salafy, maka dia dengan perbuatan ini jahil (bodoh), ini bukanlah prilaku orang yang memahami da`wah salafiyyah dan menyeru (berda`wah) kepadanya dengan da`wah yang benar. Wallohul musta`an.

Pertanyaan kedelapan: Dan sebagai tambahan dari apa yang telah lewat. Bahwasanya barangsiapa yang hendak menuntut ilmu di ma`had ini, diharuskan membayar sejumlah uang.

Ya Syaikh apakah engkau menasehatkan untuk tetap tinggal di tempat (ma`had) ini, bersamaan dengan fitnah yang ada di dalamnya? Dan bagaimana cara mengajari para wanita di zaman dulu (salafus soleh)?- بارك الله فيكم.-

Jawaban: Kami telah memberi isyarat kepada bagaimana cara mengajari mereka di zaman salafus sholeh dan kami tidak menasehatkan kepada para wanita untuk tinggal di ma`had-ma`had ini, karena terdapatnya banyak fitnah dan sebab-sebabnya.

-والحمد لله-

Tambahan Dari Penerjemah:

Tidak diragukan lagi bahwa kebanyakan kita (para wanita) telah terjerumus (karena tidak tahu, lupa, atau selainnya) ke dalam beberapa hal ini (point-point yang telah disebutkan di atas) termasuk saya sendiri. Oleh karena itu saya mempersembahkan terjemahan ini kepada saudari-saudari saya salafiyyat di Indonesia, sebagai bentuk nasehat kepada diri saya pribadi dan kalian, sekaligus sebagai bentuk taubat saya dari apa-apa yang saya terjatuh padanya terutama di Indonesia ataupun di sini (Yaman).

}وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُون{ [النور/31]

}رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا{ [البقرة/286]

قال الله تعالى كما في الحديث القدسي: يَا عِبَادِى إِنَّكُمْ تُخْطِئُونَ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَأَنَا أَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا فَاسْتَغْفِرُونِى أَغْفِرْ لَكُم.

أستغفر الله وأتوب إليه.

سبحانك الله وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك

والحمد لله رب العالمين



Dikoreksi oleh:

Abu Turob Saif bin Hadhor Al-Jawy



Diterjemahkan oleh:

Ummu AbdirRohman binti Muhammad Amin Al-Bugishiyah Al-Makassariyah.

Markiz Induk Darul Hadits Dammaj Yaman

20 Muharrom 1430.

(*) - Pertanyaan ini di jawab oleh Syaikh Yahya bin Ali Al-Hajury pada awal-awal bulan Dzulhijjah 1429.

(1) Perhatian: Sebagian perkara ini terkadang hanya ada pada sebagian ma`had dan tidak ada pada sebagian lainnya.

(2) – Zaman Nabi ج, tabi`in, dan tabi`ut tabi`in.

(·) –Seperti safar (pulang-pergi) tanpa mahrom, meskipun Ustadz mereka telah melarang hal ini, bahkan telah terjadi lesbian, wallohul musta`an.

Rabu, 21 Desember 2011

WASIAT SANG PENANTI SYAHADAH -www.isnad.net-

Link ke posting ini 0 komentar
WASIAT SANG PENANTI SYAHADAH

بسم الله الرحمن الرحيم
Dari Saudara kami Fadhil al-Harsi al-Wadi’iy –rahimahulloh-
Beliau wafat pada hari senin 3 Muharram 1433H
dan Qosidah ini beliau bacakan sebelum beliau meninggal


Berdirilah wahai utusanku kumandangkalah kabar akhir dari kami
Bersegeralah mengabarkan yang terjadi di Dammaj dan penduduknya (para pejuangnya)
Ceritakan pada manusia kabar tersebut yang harus mereka dengar tentang kami
Islam adalah agama kami dan perang surga kami
Kami mempersilahkan bagi orang yang hendak memetik dan menyebarkan (kabar tersebut)
Kami mati dalam kemulian selamanya (sebagai syahid InsyaAlloh) dan
hidup-pun diatas kemulian tersebut
Kami diatas wasiat kami (Wasiat syaikh Muqbil) dan kami tidak perna merubahnya
Orang-orang yang menepati janji diatas manhaj yang bersih
(dari bid’ah atau hizbiyyah) dan kemuliaan
Dan senantiasa berusaha berada diatas Manhaj al-Qur’an
walaupun kami harus mati demi membelanya
Dan sunnah yang suci adalah jalan Nabi ‘alayhi wasallam dan orang-orang yang mengikutinya
Kami berpegang teguh dengan tali Alloh dan dengannya kami bersatu
Bumi dan bumi yang memisahkan tangan-tangan kami dan memutuskan harapan
Syaikh Yahya pengajar sekaligus pemimpin kami
Beliau memerintahkan kepada kami (berbuat kebaikan) dan menjauhkan kami dari kebodohan
Wahai kalian orang-orang hasad yang rugi kalian tidak akan mampu memisahkan kami
Kami sebagai baju besi dan penjaga bagi Dammaj
Kami walaupun diatas kematian, wahai dunia apakah engkau akan menjual kami
Demi Alloh, kami tidak akan ridho berada diatas kerendahan
Dengan arwah-arwah kami menjadi tebusan untuk dakwah dan markiz kami
Dan Syaikh (Yahya al-Hajuri) berani dengan berkata benar dan kamipun bersamanya
Adapun pengepungan kalian (rofidhoh) kami tidak perduli, walaupun kami dikepung
Dengan kelaparan, walaupun kami menemui singa yang suka menerkam
Bukanlah kebiasaan kami berbangga-bangga diri (sebagaimana rofidhoh),
dan hal itu tidak juga menakutkan kami (ancaman rofidhoh)
Dan apa yang ditakdirkan oleh Alloh (Robb kami), kami bergembira terhadap takdir tersebut
Walaupun berkumpul semua manusia yang ada dimuka bumi ini untuk memerangi kami
Adapun kemudhoratan dan manfaat itu datangnya dari Alloh, dan apa yang dikehendaki-Nya
Bumi dan bumi yang (dammaj) membawa seruanku yang disana
ada arwah-arwah kami yang kami jual
Untuk menghalangi pasukan abraha dan membinasakan gajah-gajah (rofidhoh dan sekutunya)
Pada hari ini telah tersingkap kenyataan (kebenaran) bagi kita semua tentang kami
(tentang Dammaj yang selama ini ditutupi)
Kebaikan dan kegagalan dari kita itulah yang membedakan amal-amal
(orang yang berhasil mendapat syahadah berbeda dengan yang gagal/lari)
Wahai Robb kami, pastikanlah kami sebagai orang yang menunaikan kewajiban kami.
Pertolongan dan syahadah itulah ketentuan yang kami harapkan
Dan sebagai penutup sholawat atas junjungan kita Muhammad (Shallalahu ‘alayhi wasallam)
Sebanyak tetesan hujan yang dikandung oleh Awan

Diterjemahkan oleh:
Abu Ibrohim al-Bughisy (Samarinda)
23 Muharram 1433H

Sabtu, 26 November 2011

nukilan berita terbaru DARUL HADIST DAMMAJ dari www.isnad.net

Link ke posting ini 0 komentar
Ahad, 2 Muharram 1433H | 01:30 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) berkata ” Serangan agak reda, bantuan belum masuk, 7 (tujuh) thallib tewas, 5 mobil penuh mayat syiah pergi. 1200 (Seribu dua ratus) muslimin telah kumpul di (tempat) Syaikh Muhammad bin Mani’. Muslimin di wailah sedang perang dengan rafidhoh!” -selesai-

nukilan berita dari www.isnad.net

Link ke posting ini 0 komentar
Sabtu, 1 Muharram 1433H | 22:18 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) berkata ” 5 thallib tewas, 2 mobil rofidhoh pergi dari dammaj, penuh dengan mayat mereka, masih perang seru. Detik ini syaikh yahya umumkan kewajiban jihad melawan pemberontak rofidhoh. salam” -selesai-

4 (empat) pelajar yang telah menjemput syahadah 3 dari indonesia, yakni al-Akh Abdul **** Medan, al-Akh ***** Medan, Abu ****** Aceh. 1 Dari Malaysia, yakni Al- Akh ****** , SEMOGA ALLOH MENEMPATKAN DIJANNAHYA DAN BERSAMA PARA SYUHADAH DARI KALANGAN AHLUSSUNNAH YANG TELAH MENDAHULUINYA. -Amiin-

20:59 wib

Berkata saudara kami yang mulia Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- “Antum bertekad tanya ana tentang kondisi hari ini maka baiklah ana jawab, mereka berbuat penghianatan besar terhadap kesepakatan, Hari ini hujan BOM sejak jam 11 sampai sebelum maghrib (waktu dammaj). Insya Alloh utang dan amanah akan ana bayar jika umur panjang. Jika setelah ini kita tidak jumpa lagi, ana mohon diiklashkan ya, atau biar mas Ahmad disemarang yang bantu, maafkan seluruh kesalahan ana.” -selesai-

Catatan: Peperangan diatas gunung barroqoh dan gunung thullab semakin membara, dengan dipersenjataan apa adanya, seluruh thullab yang diatas gunung membela diri, bantuan personil baru bisa kita lakukan menunggu gelap setelah maghrib, saat ini mereka terus memborbardir gunung barroqoh dan memberondong peluru, yang lain di masjid sambil terus mendo’akan

17:59 wib

Dari Abu Ayyub (Ngawi) dari Fuadh (Dammaj) “Hari ini (16:36 wib) selama 1 jam lebih dammaj dibombardir dengan senjata berat,termasuk senjata pelontar jarak jauh, rofidhoh bernafsu menguasai gunung, mohon banyak do’a dari ikhwah” -selesai-

06:22 wib

Dari Abu Hazim (magetan) dari Abu Ishaq (Dammaj) berkata “Alhamdulillah hari ini ada 30 (tiga puluh) orang rafidhoh mati diluar dammaj diserang para pembela dammaj, sekarang mereka dalam perjalanan ke dammaj ingin menyerang nuqtho (kampung syiah) Insya Alloh” -selesai-

Jumat, 29 Dzulhijjah 1432H | 18:58 wib

Dari Abu Laith Yusuf britoni (Dammaj) berkata “Kemarin saudara Muhammad As-Suwary telah memberitahu kami, bahwa musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya, Raafidhah, telah memulai pemberontakan di desa Hajoor. Penduduk hajoor membendung serangan mereka dan mengejar serta membunuh lebih dari 20 houtis (Syiah) dan segala pujian adalah untuk Allah. Dia melaporkan bahwa hari ini mereka telah membunuh sejumlah besar houtis. Alhamdulillahi Wahdah“

Kamis, 28 Dzulhijjah 1432H | 04:31 wib

Dari Abu Laith Yusuf britoni (Dammaj) dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani -semoga Alloh menjaga mereka semua- berkata ” Hari ini di Dammaj sama seperti yang telah lalu, seminggu/dua minggu terakhir, para mediator datang (lajnah ishlah) dan houtis (rafidhoh) berhenti menembak, kemudian setelah mereka pergi, mereka (rofidhoh) memulai lagi.

Selasa, 26 Dzulhijjah 1432H |19:00 wib

Dari Abu Laith Yusuf Britoni (Dammaj) “..Hari ini blokade masih berlanjut dan para sniper syiah masih berperang dengan tentara-tentara Alloh, seorang dammaji terluka dikakinya -kita mohon kepada Alloh menyebuhkan lukanya-. Tidak ada seorangpun yang dapat meredakan kecuali Allah, Tidak ada seorangpun yang dapat membantu kecuali Allah, Tidak ada seorangpun yang dapat memberikan rejeki kecuali Allah.
ولقد سبقت كلمتنا لعبادنا المرسلين () إنهم لهم المنصورون () وإن جندنا لهم الغالبون
Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul () (yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan () Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang. (Ash-Shaaffat:171-173)
Malam ini dibayangi oleh suara penembak jitu sampai pagi datang (seperti biasanya) Anda dapat melihat keajaiban dari sisi Allah – yang Maha Tinggi- sebagian houthis (rafidhoh) berbaring tak bergerak, hancur, sebagaimana Allah telah menyebabkan banyak yang binasa, dan segala puji hanya milik Alloh. -selesai-

Ahad, 24 Dzulhijjah 1432H |19:25 wib

Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Alhamdulillah ana lebih sehat dari kemarin-kemarin . JazakAlloh atas do’anya. Adapun dammaj, 2 (dua) hari terakhir ini banyak sekali terjadi baku tembak, karena syi’ah yang ada di gunung sebelah utara gunung al-Barroqoh yang dijaga thullab, mereka mulai menembak secara membabibuta kearah masjid, tempat wudhu, hammamat (komplek kamar mandi) dimasjid, maktabah, jalan-jalan dll. Hingga tadi pagi ba’da syuruq ketika thullab sedang muroja’ah/tasmi’ al-Qur’an dimasjid. Seoarang thullab yang akan wudhu tertembak ditempat wudhu, kena bahu dan dadanya -Alhamdulillah- hanya terserempet peluru dan masih hidup, tapi menjelang dzhuhur seorang wanita dammaji tertembak didepan musholla khusus nisa’ ketika akab sholat, langsung meninggal -semoga Alloh merahmatinya-” -selesai-

08:25 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “..Bantuan dari Alloh terus datang. Bantuan dari Manusia terus mengalir dan tertampung di ****** karena pintu belum terbuka. Yang mati dari syiah sekitar 72 (tujuh puluh dua), dari thullab 2 (dua), dari dammaji luka 2 (dua). Lajnah ishlah sering datang untuk paksa kami serahkan (gunung) al-Barroqoh, tapi Syaikh Yahya tolak. JazakAllohukhoyron. Salam” -selesai-

Senin, 21 November 2011

Nasihat singkat di tengah malam ini, dari saudara kalian abu abdirrohman ahmad junaidi

Link ke posting ini 0 komentar
Ambillah ilmu para salaf dari salafiyyin, karena salafiyyun adalah sejatinya pewaris para salaf...

berhati-hatilah kalian saudaraku, dari kelompok-kelompok menyimpang yang turut menghasung dan menawar-nawarkan ilmu para salaf sebagai bahan promosi kelompok mereka kepada umat, sehingga sebagian kaum muslimin tertipu olehnya.

Barokallohu fiikum

LIPUTAN KHUSUS: Gemuruh Lembah Dammaj + Video Eksklusif -www.isnad.net-

Link ke posting ini 0 komentar
بسم الله الرحمن الرحيم
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُنِيرٍ سَمِعَ أَبَا النَّضْرِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رِبَاطُ يَوْمٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا عَلَيْهَا وَمَوْضِعُ سَوْطِ أَحَدِكُمْ مِنْ الْجَنَّةِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا عَلَيْهَا وَالرَّوْحَةُ يَرُوحُهَا الْعَبْدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ الْغَدْوَةُ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا عَلَيْهَا

Telah bercerita kepada kami ‘Abdullah bin Munir dia mendengar Abu An-Nadhar telah bercerita kepada kami ‘Abdur Rahman bin ‘Abdullah bin Dinar dari Abu Hazim dari Sahal bin Sa’ad As-Sa’idiy radliallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “ Ribath (bersiap siaga) satu hari di jalan Allah lebih baik dari dunia dan apa saja yang ada diatasnya dan tempat cambuk seorang dari kalian di surga lebih baik dari pada dunia dan apa saja yang ada diatasnya dan berangkat pada awal hari (pagi) atau berangkat pada akhir hari (siang) untuk berperang di jalan Allah lebih baik dari pada dunia dan apa saja yang ada diatasnya “. (HR.Bukhori/2678)

Langsung dari Darul Hadits Dammaj,Yaman berkata al-Akh Abu Fairuz dan ikhwah yang lain -semoga Alloh menjaga mereka semua- [Kepada semua yang membaca berita ini, jika ingin disebar luaskan HARAP MENCANTUMKAN SEMUA BERITA YANG ANDA BACA - TANPA MENGURANGI / MENAMBAH BERITA !! Jangan mencari 'keuntungan' dan atau menyembunyikan sesuatu untuk mengelabui kaum muslimin dari berita-berita perang Ahlussunnah di dammaj, dengan memutus/merubah berita dan keterangan tambahan yang tertera disini] semoga Alloh membalas niat kalian

Ahad, 24 Dzulhijjah 1432H |19:25 wib

Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Alhamdulillah ana lebih sehat dari kemarin-kemarin . JazakAlloh atas do’anya. Adapun dammaj, 2 (dua) hari terakhir ini banyak sekali terjadi baku tembak, karena syi’ah yang ada di gunung sebelah utara gunung al-Barroqoh yang dijaga thullab, mereka mulai menembak secara membabibuta kearah masjid, tempat wudhu, hammamat (komplek kamar mandi) dimasjid, maktabah, jalan-jalan dll. Hingga tadi pagi ba’da syuruq ketika thullab sedang muroja’ah/tasmi’ al-Qur’an dimasjid. Seoarang thullab yang akan wudhu tertembak ditempat wudhu, kena bahu dan dadanya -Alhamdulillah- hanya terserempet peluru dan masih hidup, tapi menjelang dzhuhur seorang wanita dammaji tertembak didepan musholla khusus nisa’ ketika akab sholat, langsung meninggal -semoga Alloh merahmatinya-” -selesai-

08:25 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “..Bantuan dari Alloh terus datang. Bantuan dari Manusia terus mengalir dan tertampung di ****** karena pintu belum terbuka. Yang mati dari syiah sekitar 72 (tujuh puluh dua), dari thullab 2 (dua), dari dammaji luka 2 (dua). Lajnah ishlah sering datang untuk paksa kami serahkan (gunung) al-Barroqoh, tapi Syaikh Yahya tolak. JazakAllohukhoyron. Salam” -selesai-

Sabtu, 23 Dzulhijjah 1432H | 14:03 wib

Dari Abu Ubayd Fadly (mangkutana) berkata ” ini sms (berita) dari salah seorang ummahat di Yaman ke keluarga ana, semoga bisa memberi semangat kepada teman-teman untuk terus berdo’a (berkata Ummu Yahya) ” Keif haluk ? Bagaima kabar salafiyyin indonesia dan fitnah kemarin ? sudah hampir 1 bulan rafidhoh blokir jalan, bahan makanan tidak bisa masuk, MasyaAlloh pertolongan Alloh begitu dekat dan nyata. Saat perang begini dentum peluru syiah setiap saat mengincar thullab, namun yang korban kebanyakan syiah dan Alhamdulillah kami masih bisa makan dan tidur enak, Alloh berikan ketenangan ketergaran dalam hati-hati kami walaupun bahan makanan menipis kami selalu punya senjata do’a dan setelahnya selalu ada rejeki yang melimpah. Do’a qunut setia masjid jadikan Dammaj penuh berkah, sesungguhya sabar itu indah, doa’nya umm” -selesai-

Catatan:
Kami menerima kabar dari Akhuna Abu Fairuz -sem0ga Alloh menjaganya- dan kami kutip dari berita ini dibalik pos jaga zawaid, dia berkata ” …Sampai hari ini rofidhoh yang tewas dalam perang dammaj sekitar 70 (tujuh puluh) orang. Orang dammaj bilang ” ini dengan sebab do’a qunut syaikh Yahya dan Syaikh Ahmad….”

Jumat, 22 Dzulhijjah 1432H | 14:35 wib

Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Alhamdulillah hari ini dammaj lebih tenang daripada kemarin, tapi kewaspadaan seluruh thullab tetap tidak boleh berkurang, setiap saat sniper mengincar, terutama jam-jam mendekati sholat 5 waktu / sholat jum’at, jalan harus lewat khondaq (parit) atau harus berlari agar aman. Alhamdulillah masyaikh sehat, dars (pelajaran) tetap jalan terus, qunut nazilah tetap terus dilakukan, belum ada bantuan yang masuk. Syaikh terus menganjurkan kita agar banyak sabar, tawakal dan mengharap pertolongan Alloh, Alhamdulilah rejeki dan makanan dari pondok masih ada meski sedikit-sedikit, salam untuk semua” -selesai-

04:50 wib

Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “Hari ini jum’at 22 dzulhijjah 1432H, genap 1 (satu) bulan dammaj diboikot/diembargo orang-orang syiah, dan hampir 1 bulan pula (22 hari) peperangan dengan mereka berjalan, Alhamdulillah korban dari thullab sedikit sekali (2 gugur syahid -insyaAlloh) dan beberapa orang luka tembak dan masih hidup sampai sekarang. Sedangkan dari syiah yang mati dan luka sangat banyak. Saat bahan makanan semakin krisis dan saat thullab belajar atau ribath dalam keadaan menahan lapar, Syaikh kami (Syaikh Yahya al-Hajuri) tetap menganjurkan tetap sabar dan tsiqotun billah (yaqin dengan pertolongan Alloh), tetap terus berdoa pada-Nya, hingga apabila Iman terasa diguncang-guncang, Alloh berfirman “Alaa inna nashrollohi qoriib” (Qs: Al-Baqoroh:214)

Pak Yoyok berkata “Ya Alloh hamba-Mu ini dho’if (lemah), berilah kekuatan, karena Engkau lah yang Maha Kuat dan Perkasa, Ya Alloh, hamba-Mu ini sakit, sembuhkanlah, karena hanya Engkau Dzat Yang Menyebuhkan segala penyakit. Ya Allo, hamba-Mu ini didzholimi musuh yang kafir, sirnakanlah kedzholiman mereka, karena hanya Engkau yang bisa menyingkirkan segala makar dan kedzholiman. Ya Alloh, hamba-Mu ini lapar dan kekurangan, berilah kami rejeki dan kecukupan. karena Engkau Maha Kaya dan Pemberi Rejeki. Ya Alloh hamba-Mu ini hanya bisa mengadu kepada-Mu, sungguh ujian-Mu sangat berat, semoga bisa menghapus dosa-d0sa kami dan meninggikan derajat kami, karena itu karuniakan kesabaran pada kami..Aamiin” -selesai-

Dari Abu Muhammad (semarang) dari Ahmad Banajah (Malaysia) ” Meski ditampakkan ketegaran tanpa takut berjihad, tetapi sungguh mereka butuh bantuan dari saudara-saudaranya, dan Alloh sebaik-baik penolong. Maka para thullab yang biasanya 2x sehari bisa jadi 1x sehari. Allohul musta’aan, makan dan minum terbatas, banyak yang sakit..ada anak-anak dan bayi yang wafat karena kurangnya obat. Dikabarkan juga setelah ceramah Syaikh Yahya yang terakhir, Syaikh Robi’ telepon lagi dan kata khalid gharbani (pengelola aloloom.net) syaikh Robi’ menunjukkan kuatir seperti orang tua ke anaknya” -selesai-

Kamis, 21 Dzulhijjah 1432H | 02:18 wib

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Syaikh Yahya dan kami semua juga marah pada makar Syiah, tapi amunisi amat terbatas sehingga kami tak layani tembakan satu-satu. Alhamdulillah syiah mati hari Selasa 3 (tiga) orang, Rabu sore syiah khianati lagi perdamaian (yang mereka buat sendiri, red), mereka mau pasang ranjau untuk ledakkan mobil kepala-kepala kabilah dammaj yang temui Lajnah Ishlah. Kepergok orang-orang dammaj dan ditembaki, 2 (syiah) mati” -selesai-

Rabu, 20 Dzulhijjah 1432H | 20.17 wib

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- ” Syiah memang penghianat najis. Baru 3 jam ajak damai, maka mereka dibiarkan sambil angkati mayat (rekan) mereka, ternyata mereka tembak teman kami yang mungkin agak santai, dengan kaliber 12,7. Syafahulloh. Syaikh yahya langsung beri peringatan umum untuk waspada” -selesai-

18.58 wib

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- ” Assalamu’alaykum, ana baik-baik saja. Bantuan belum bisa masuk, Selasa pagi syiah lukai 1 tholib, maka terjadi perang besar sampai maghrib. 3 tholib dan 1 dammaji luka, kerugian syiah cukup besar,tapi ana tidak tahu rinciannya, yang jelas 1 pos mereka di (sekitar Gunung) Barroqoh behasil direbut (Ahlussunnah). Alhamdulillah, tadi pagi perang lalu berhenti sementara. Salam ” -selesai-

Selasa, 19 Dzulhijjah 1432H |21:41 wib

Dari Abu Ayyub (Ngawi) dari Abu Zur’ah Zulfa (Murid Abu Hazim di Magetan) dari Fuad Abu Fadh (Dammaj) berkata “Saat ini sedang jaga digunung, lagi dihujani peluru rofidhoh, sejak pagi baku tembak sengit dengan rofidhoh al-anjas al-arjas” -selesai-

09:05 wib

Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Assalamu’alaykumwarohmatulloohi wabarokaatuh. Kepada ikhwah yang membebani kami untuk tanya sikap Syaikh Yahya tentang ikhwah yang memberitakan rincian kejahatan syiah terhadap dammaj, kami menjawab ” Syaikh Yahya sendiri malam tadi menceritakan kekejaman syiah terhadap dammaj secara rinci, tentang pengepungan jahat mereka yang buat muslimin tidak dapat makanan pokok, orang tua renta yang sakit tidak bisa berobat, wanita keguguran dan tidak bisa dirawat dengan baik, ruang gerak tinggal 250 meter, itupun peluru-peluru syiah berhamburan di jalan-jalan dan disela-sela rumah dan depan masjid. Ini semua beliau ceritakan dan beliau siarkan ke seluruh dunia dan diakhiri denan seruan Dengan Nama Alloh agar muslimin menegakkan kewajiban untuk menghadang kejahatan syiah disini. Alhamdulillah. semoga Alloh senantiasa membimbing dan memberkahi kita semua. Banyak yang tanya tentang tim bantuan makanan dan lain-lain, Tim sudah mendekati Dammaj dan dikawal 20 kepala kabilah dari wailah dan sudah kirim utusan ke syiah agar bisa masuk dammaj dengan damai, tapi syiah menghalangi (menolak, red). Wallohu a’lam untuk hari selasa ini karena tim bertekad akan masuk. Oya hari senin 2 thalib luka. ” -selesai-

01:31 wib

Berkata Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- “Malam tadi Syaikh Yahya membongkar alur makar rofidhoh dalam beberapa bulan ini. Beliau menyeruh seluruh muslimin yaman dan luar yaman untuk berjuang melawan kejahatan mereka. Ya Akhi, mukminin adalah 1 (satu) tubuh. Jika sekedar bantu Qunut saja, sebagian orang tidak mau” -selesai-

Senin, 18 Dzulhijjah 1432 | 12:40 wib

Dari Hasan (magetan) dari al-Akh Fuad Abu Fadh berkata “Tadi malam adalah hari Ied rofidhoh, tidak ada pertempuran besar-besaran, cuman sniper terus mengintai, kami minim amunisi Alhamdulillah kemarin sore Syaikhuna Yahya memberikan nasehat agar jangan takut mati dan hati-hati terhadap bidikan sniper syiah” -selesai-

03:28 wib

Dari Akhuna Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz (Dammaj) berkata “Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokaatuh, Orang yang didzholimi dan sabar pasti ditolong Alloh. Hasil hari ini 2 (dua) Dammaji – 2 (dua) Tholib LUKA, 7 (tujuh) syiah MATI. 1 (satu) mobil mereka terbakar. -selesai-

Ahad, 17 Dzulhijjah 1432 | 18:08 wib

Berkata Abu Fairuz – semoga Alloh menjaganya- ” Hari ini baku tembak sengit. 2 (dua) Dammaji (penduduk dammaj,red) dan 1 (satu) tholib luka. Dari pihak syi’ah ana tidak tahu” -selesai-

03:35 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (Dammaj) berkata ” JazakAllohukhoyro, sore tadi 1 (satu) tholib tertembak kakinya. Bala bantuan baru sampai Yatamah. Isya ini qunut Syaikh Ahmad mengharukan. InsyaAlloh kita menang. -selesai-

Sabtu, 16 Dzulhijjah 1432H | 22:12 wib

Berkata Abu Fairuz “Ana bukan wartawan, akan tetapi disyariatkan membongkar kebathilan ahli bathil. Syi’ah terus-terusan khianati gencatan senjata. Hari ini mereka berkali-kali menembaki hingga lukai kaki 1 (satu) thallib. -selesai-

16:23

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Hazim (magetan) dari Abu Ishaq (dammaj) berkata ” Alhamdulillah keadaan kami baik-baik saja. Jalan belum dibuka sampai sekarang dan infonya para Qobail akan datang ke dammaj membawa makanan untuk kami. Mohon do’a para ikhwah -selesai-

Jum’at, 15 Dzulhijjah 1432H | 15:23

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- JazakAllohukhoiro atas hiburan dan pembelaan yag haq dari antum semua, tadi rofidhoh masih nembaki kami, tapi sudah jarang-jarang karena ada tekanan dari lajnah. Jumlah sementara yang mati dari mereka (rofidhoh, red) 22 diwilayah Dammaj, 36 di so’dah. Kami tak percaya tahayyul tapi beberapa penjaga lihat burung putih mengkilat tak dikenal jenisnya terbang dikampung Nuqu’ lalu hilang, lalu ditemukan mayat-mayat rofidhoh tanpa kepala. Ada tertimpa bengkak-bengkak tanpa diketahui sebabnya. Para perempuan rofidhoh yang di Nuqu’ dan Shohwah banyak nangis dengar qunut (nazilah, red) Syaikh” -selesai-

11:09 wib

Bantuan dari berbagai kabilah yaman telah bergerak ditempat Syaikh Muhammad bin Maani’ di Shon’a dan dikawal 100 personel tempur. InsyaAlloh telah tiba di Jawf tadi malam. Lalu ke wailah -selesai-

10:10 wib

Dari Hasan (Magetan) aku mendengar khobar dari Akh Tamim (Baganbatu, Riau) dari Abu Hanifah (Dammaj) berkata ” Kemarin ada pasukan burung putih turun dari langit, burung-burung itu memenggal kepala-kepala penjaga pos syiah, (berkata Tamim) ” namun ia tidak kabarkan berapa orang yang dipenggal burung-burung tersebut. Wallohu a’lam” -selesai-

Berkata Hasan “Allohu Akbar, teringat do’a qunut Syaikh Yahya -semoga Alloh menjaganya- meminta keajaiban dari Langit.”

02:14 wib

Bantuan dari seluruh kabilah Yaman dan dari Saudi telah bergerak dari tempat Syaikh Muhammad bin Maani’ di Shon’a dan dikawal 100 prajurit tempur. Insya Alloh akan tiba di jawf malam ini. -selesai-

Kamis, 14 Dzulhijjah 1432H |18:14 wib

Dari Akhuna Fuad Abu Fahd -semoga Alloh menjaganya- berkata Tembakan-tembakan hari ini istirahat, bantuan pangan sedang berusaha untuk masuk, tapi masih sembunyi-sembunyi. Alhamdulillah ada salam dari Syaikh al-Imam dan Syaikh Dzammary untuk Syaikh Yahya dan Tolabah. Insya Alloh boikot ini ada hikmah dan tersebarnya dakwah SALAFIYYAH bahkan Misyari Rosyid (al-Ikhwani, red) dan Fuyus punya Abdurrahman Mar’i al-Hizbi pun berdo’a qunut nazilah buat Dammaj” -selesai-

03:03 wib

Pak Yoyok (Dammaj) berkata ” Malam ini 1 (satu) thullab dari Taiz,Yaman gugur lagi di Dammaj, saat tugas (ribath) di Matras (pos jaga) tertembak perut dan punggunya ba’da isya tadi malam, padahal 2 hari yang lalu syi’ah minta damai, Dasar kadzdzab (pendusta). Tapi insya Alloh thullab masih selalu siaga semuanya. Mohon selalu do’anya. barokAllohufiyk “

Rabu, 13 Dzulhijjah 1432H | 21:26 wib

Saudara kami Aliy Blora -semoga Alloh menjaganya- yang saat ini berada di Darul Hadits Dammaj bersama pejuang-pejuang Ahlussunnah disana berkata “Kemarin datang Lajnah (semacam panitia) mendamaikan dua kubu. Namun Alloh yang tahu siapa sebenarnya KOMPLOTAN LAJNAH YANG BERDIRI dua kubu ini (Antara Ahlussunanh dan Syiah Rafidhoh -Laknat Alloh, Malaikat dan Penduduk Langit atasmu wahai Syi’ah rofidho dan yang membuat makar terhadap Ahlussunnah di Dammaj- ,red). yang justru setiap kedatangan mereka menguntungkan rofidhi. Katanya hari ini damai tetap masih terdengar beberapa tembakan menteror kami dan sholat masih qunut (nazilah) terus. Jalan masih diblokir belum dibuka. Justru momen kendatangan lajnah merupakan kesempatan bagi rowafid untuk bangun barikade, mempersempit area kita terkhusus diatas gunung al-Barroqoh sebelah barat Markiz kita. Rowafid -laknat Alloh dan penduduk langit atasmu- hanya kira-kira 150 meter didepan kita. Ringkasnya sekarang belum aman dan kita tidak percaya dengan mereka. Kami bil khoir dan sampaikan salam kami kepada ikhwah semua tanpa terkecuali. -selesai-

18:29 wib

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- ” Hari ini gencatan senjata, sepi. Tapi kami masih terkurung. Ana harus hemat pulsa untuk bertahan hidup. BarokAllohufiykum.”

Selasa, 12 Dzulhijjah 1432H | 18:45 wib

Pagi ini mereka tembaki dinding-dinding kamar ‘Uzzab, tidak ada korban. Sekitar jam 10 pagi (waku dammaj,ed) datang Lajnah untuk cari titik temu gencatan senjata. Truk bantuan untuk musuh (rafidhah) masuk, sementara bantuan dari kota-kota untuk kami tetap saja tertahan jauh di luar. Banyak makar dan kelicikan dibalik kedatangan lajnah ini yang kami tahu, tapi tidak bisa kami ceritakan pada antum yang ditanah air. Ana kuatir yang di Indonesia ‘takut’ akan nasib kami lalu minta kami keluar dari Dammaj. Niat mereka baik tapi salah, kami wajib balas budi pada syaikh kami dan ahlul dammaj, yang menginginkan kami meninggalkan dammaj, tapi mereka tidak tahu bahwa kami berdosa besar jika lari dari peperangan dan tinggalkan orang yang amat berjasa pada kami menyabung nyawa sendiri. Alhamdulillah kami dijaga Alloh. Tawakkalna ‘alalloh. Semoga menolong antum semua. Salam buat ikhwah. -selesai-

03:39 wib

Kami makin terdesak secara ekonomi, geografi dan amunisi. Syaikh Yahya dan Syaikh Ahmad Wushobi (Imam Masjid Markiz) dalam qunut Nazilah mohon agar Alloh tunjukkan keajaiban kekuasaan-Nya. Kami pasrah pada pengaturan Alloh saja. Hari ini di so’dah ditemukan 6 mayat rofidhoh tanpa kepala, tidak tahu siapa yang menjagalnya (berita dari Rumah Sakit)

Senin, 11 Dzulhijjah 1432H |22:15 wib

Kami hanyalah thullab, tapi pemberontak rofidhoh ingin kuasai tanah sempit ini dan ambil nyawa kami. Mereka tambah 2 (dua) pos baru di kaki gunung Baroqoh, dan terus tembaki kami. Siang tadi 1 (satu) bapak dari dammaj tertembak punggungnya, tidak berbahaya. Sore ini baku tembak sengit kami di dzholimi dan membela diri. Alloh pasti tolong kami. al-Imam Ibnul Qoyyim -rahimahulloh- berkata ” Jika sang hamba menegakkan kebenaran terhadap orang lain dan terhadap dirinya sendiri lebih dulu, dan berdirinya itu adalah dengan mohon pertolongan Alloh dan karena Alloh, tiada sesuatupun yang bisa mengalahkannya. Sekalipun langit, bumi, dan gunung membuat makar padanya pastilah Alloh akan mencukupi kebutuhannya dan menjadikan untuknya jalan keluar” Sore ini 5 Rofidhoh Tewas: 1 di Jamimah, 1 di kaki Baroqoh, 3 di Nuqu’ kami tawakal pada Alloh.

17:40 wib

Alhamdulillah, Alloh gagalkan mereka bahkan 1 pemimpin mereka di Nuqu’ (300 meter sebelah utara dammaj) tewas. Senin pagi ini mereka nembaki markiz ini dengan gencar. Dinding masjid, perpustakaan dan kamar mandi ma’had yang tinggi menjulang dihantam. Dinding rumah Amin al-Amroni bolong besar dihantam peluru besar. Teman-teman yang di son’a sudah usaha penuh untuk tembus kepungan tapi belum bisa. Barang siapa tawakkal kepada Alloh, maka akan dicukupi.

04:35 wib

Ahad kemarin rofidhoh nyusup ke Gunung Baroqoh. Begitu diberi tembakan langsung lari balik. Seharian ini kami ditembaki mereka dari berbagai arah. Mayoritas gunung memang mereka kuasai. Thullab berusaha perdalam parit dan perbanyak karung-karung pasir untuk perlindungan jalan terutama bagi wanita dan anak-anak. Kami tetap menuntut ilmu, tawakkal kepada Alloh. kami tidak banyak harap pada politikus seperti Presiden Ali Abdulloh. komandan barak Qofl dan Kahlan waffaqohumulloh. Semoga Alloh berikami keamanan hidup dan ketentraman belajar seperti biasa atay mati syahid didzolimi oleh kafir harbi. Malam ini sniper rofidhoh masi cari-cari kelengahan kami. Pengawal desa setia menghalau mereka.

Ahad, 10 Dzulhujjah 1432H | 18:43 wib

So’dah mulai bertindak tegas pada rofidhoh. Hari Idul Adha ini muslimun kurban 30 “Ekor” Rofidhoh. Ada ledakan dahsyat yang hantam sekumpulan rofidhoh. 30 orang tewas.

18:43 wib

Listrik pondok sekarang hanya untuk Masjid dan lokasi vital. Tetapi Alhamdulillah kondisi kami jauh lebih baik daripada kondisi ekonomi Rosululloh -saat diblokade kafir quraisy-

08:11 wib

Alhamdulillah kami baik2 saja, penjagaan ketat disertai ketenangan hati. Satu jam sebelum shubuh ini suasana hening, Oya permisalan mukminin dalam sikap saling cinta, saling sayang dan saling menolong bagaikan satu tubuh. Rasa sakit yang dialami oleh salah satu anggota badan akan menyeru semuanya untuk turut bereaksi dengan demam dan tidak bisa tidur. Kasih sayang kami dan masyarakat dammaj juga makin menguat. Ribuan salafiyyin di Yaman dan Saudi bertekad akan mengirimkan bantuan dan mendobrak blokade ke Dammaj. Kami, andaikata markiz ma’bar/mafroq (yang dipimpin syaikh Muhammad al-Imam, Mafroq dipimpin Syaikh Abdul Aziz al-Buroi yang sekarang masih dinasehati oleh Syaikh Yahya,red) dan lain-lain yang penuh dengan hizb mar’iyyin itu dihantam rofidhoh, niscaya kami marah dan tidak rela terhadap rofidhoh. Akan tetapi sebagian hizbiyyun tadi justru senang Markiz (Ahlussunnah) di Dammaj hancur. Bahkan pada perang ke-6 (enam) sekitar 2(dua) tahun yang lalu sebagian dari mereka menyatakan akan sujud syukur jika dammaj hancur. Bahkan sekitar 6 (enam) bulan yang lalu saat rafidhoh kuasai gunung Utsman (yang tidak jauh dari sini) lewat jual beli dengan oknum tentara penghianat negara, berkatalah seorang syaikh Hizb Mar’iyin: “Inilah akhir dari si hajuri). Demikianlah busuknya hati mereka, melebihi kebanyakan hizbiyyin. Luqmaniyyin (pengikut khowarij di Indonesia dimasa lasykar jihad dan mubtadi’ yakni luqman ba’abduh si pencela sunnah dan ulama sunnah, red) cuma bagian ekor saja. Jika kalam Syaikh Robi’ cocok dengan hawa nafsu mereka, maka mereka agungkan sekalipun bertentangan dengan Qur’an dan Sunnah dan Salaful Ummah. Tapi jika kalam beliau cocok dengan 3 (tiga) landasan agama ini sementara tidak sesuai dengan nafsu mereka, maka merekapun menyembunyikannya. Alhamdulillah kami walau dikepung amat ketat dan kondisi ekonomi makin parah, kami tidak butuh mereka. Kami tak butuh tulis proposal pada siapapun. Tawakkal kami pada Alloh. Kami terus-terusan merasakan hujan barokah dari langit. Rofidhoh tidak sanggup blokir jalur langit. Ana mohon diri dulu ya. Ana turut gembira atas berita bersatunya muslimin di wilayah timur untuk Idul Adha hari ini dalam suasana aman dan tentram. Tolong sampaikan salam kami pada saudara-saudara kami di tanah air.

Catatan Redaksi
Kami menerima beberapa SMS (089704091xx) diantaranya dari Budak Luqman Ba’abduh memakai nama samaran Abdurrohman bin Abdillah Abdillah bin Abdurrahman bin Adam. (Panggilan keren dari si Majhul “Kera Ngalam” – Abdul Ghofur disetiap artikel-artikel yang beredar gerakan bawah tanah melalui milis-milis gelap, tidak berani menampilkan disitus-situs resmi hizbi semisal www.salafy.or.id dan sekutunya di indonesia) dengan isi SMS ” Orang Rofidhoh tahu benar bahwa al-Hajuri dengan segenap hajuriyyun sedang memerangi ahlussunnah bersama ulama, maka kepada siapa kalian ber-tasawul wahai para haddadiyyun hajuriyyun ?….”

Sabtu, 9 Dzulhijjah 1432H | 21:11 wib

Sore ini (17:11 waktu dammaj) sniper syiah makin gila, jalur yang menghubungkan perumahan Mazro’ah ke Masjid Markiz mereka tembaki. Para thullab tertahan, tiada korban. Sebelum Dzuhur 4 (empat) syiah tewas dalam baku tembak. Ba’da Ashr syiah menembaki perpustakaan, 1 peluru tembus jendela-selesai-

14:37 wib

Sabtu pagi hari Arofah, rofidhoh yang di wathon kumandangkan ceramah pakai pengeras suara. Keras sekali, sementara yang digunung menembaki kami. Sekitar pukul 09:45 (13:45 wib, ed) ganti nyanyian mereka yang terdengar keras. Gubenur so’dah Kepala kabilah besar datang kesini meminta penghentian baku tembak. Kami senang karena ingin idul adha dengan tenang dan hidup aman. Selama setengah jam dunia terasa tentram. Tapi pukul 10:45 (14:45 wib) rofidhoh menembak lagi, maka masyarakatpun membalas sampai kini masih adu tembak dengan skala jarang-jarang. salam -selesai-

Jum’at, 8 Dzulhijjah 1432H | 23:30 wib

Berita terakhir sebelum maghrib dari petugas rumah sakit so’dah, 7(tujuh) syiah tewas dalam insiden hari jum’at ini. Dari sunni tiada tambahan. Malam ini hening, ada kerja bakti gali parit

21:07 wib

Untuk total sejak pagi s.d sore ini, 1 thalib tewas, 1 luka, 2 masyarakat dammaj luka, 3 syiah diusung lari ke rumah sakit sekitar so’dah. Dari rumah sakit itu datang berita bahwa 3 syiah tewas. Oya beberapa hari yang lalu 3 syiah di wathon (150 meter) dari masjid dammaj mati. 1 karena dipatuk ular, 1 diterkam heina, 1 naik motor nabrak dinding dan mati. Sampai kini masih perang -selesai-

17:35 wib

Jum’at pagi yang hening dirobek oleh Sniper pemberontak, syi’ah nembak mati shahabat ana Mu’adz al-Abyani -semoga Alloh merahmatinya-. Maka terjadilah perang sampai sekarang. -selesai-

Kamis, 7 Dzulhijjah 1432H | 16:14 wib

Assalamu’alaykumwarohmatullohi wabarokaatuh. Rofidhoh makin jahat dalam melanggar kehormatan wilayah Dammaj. Hari ini 10 menit sebelum dzuhur mereka datang dan pasang pos 60 meter dari pos thullab di Hadeb. Lalu tiba-tiba saja rofidhoh yang di wathon menembaki ke arah markiz ini. Terjadi baku tembak dengan thullab. Suasana tenang tapi penjagaan dipertebal.

Rabu, 6 Dzulhijjah 1432H | 16:00 wib

Syaikh Muhammad Mani’ di Son’a sudah fatwa agar para Thullab siap-siap berangkat menembus blokade bersatu dengan Thullab Dammaj. Sekarang salafiyyun terkonsentrasi di Hasyid, Harodh, Ataq dll. Tinggal tunggu perintah Syaikh Yahya untuk berangkat ke Dammaj. Syaikh Yahya tunggu (kabar) dari presiden, karena presiden umumkan gencatan senjata di son’a s.d tanggal 15 dzulhijjah 1432H. Rafidhoh makin kurang ajar dalam upaya provokasi kemarahan Syaikh Yahya. Hari ini 1 (satu) tholib mereka tangkap. Belum jelas bagaimana sekarang keadaannya. Makin banyak orang mengungsi meninggalkan dammaj, padahal belum ada letusan senjata. Bagi kami lebih baik mati dimedan perang daripada lari sebagai pengecut dan tinggalkan Syaikh Yahya dan Ahlul Dammaj yang bertahan sendirian. Kami bukan al-Qo’idah yang suka teror dan berontak, tapi kami adalah salafiyyun yang taat pada Ulama Sunnah dan Umaro Muslimin, yang sekedar mempertahankan nyawa dan bangsa. -selesai-

Selasa, 5 Dzulhijjah 1432H | 11:27 wib

Suasana tenang, kami harus bersabar dan jangan mulai menembak. Barak militer Kahlan menjanjikan bantuan jika musuh mulai menyerang. Syaikh Yahya bilang ada konspirasi ***** ******* *** ***** dibalik pengepungan ini. Maka kita jangan mulai menembak. Pemerintah pusat yaman dan saudi siap membantu jika musuh mulai menyerang. Kami InsyaAlloh sabar walau pangan makin tipis dan beberapa keluarga mulai banyak puasa. Syaikh Yahya bilang dalam ceramah ” Apa salah kami hingga dikepung seperti ini? kami akan tetap kumandangkan al-Haq. Ahlussunnah bicara lillahi ta’ala dan terus sibuk dengan majelis ta’lim. Bukan cari kekuasaan. Oya hari-hari ini kami disibukkan kerja digunung dan lembah untuk memperkuat pertahanan” -selesai-

Senin, 4 Dzulhijjah 1432H | 04:59 wib

Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokaatuh, *** ***** Diantara akhlaq mulia Syaikh Yahya adalah beliau tidak mengemis (TASAWUL,ed), minta bantuan kepada orang lain yang punya kekuasaan atau kekayaan walaupun telah terkepung dan kekurangan makanan seperti ini. Mereka punya akal dan hati, tahu apa yang wajib dilakukan. Adapun Syaikh Yahya beliau langsung angkat tangan mohon bantuan pada Alloh. Pagi ini beliau mulai Qunut Nazilah, Alhamdulillah kami masih bisa ibadah, belajar, makan, minum dan bercanda. Salam untuk ikhwah. BarokAllohufiykum. -selesai-

Ahad, 3 Dzulhijjah 1432H | 22:44 wib

Syiah nekad melanjutkan pengepungan dammaj dan siap perangi bantuan dari luar. Orang-orang wailah justru tidak jadi serang syiah. Syaikh Yahya nunggu syiah mulai menembak. Kami masih bisa beribadah -selesai-

Sabtu, 2 Dzulhijjah 1432H

…Kami masih terkurung. Hari ini kami diminta kerjabakti di Gunung…Ana naik puncak gunung meneropong syiah yang sibuk buat matras. SELURUH GUNUNG yang mengelilingi Dammaj sudah dikuasai syiah kecuali Gunung Thullab dan Gunung Baroqoh. 2 (dua) gunung ini dijaga ketat oleh Masyarakat dan Thullab karena syiah gigih mau merebutnya. Dibelakang 2 (dua) gunung ini telah dikuasai syiah. Kami masih bisa makan, minum dan beribadah. Banyak kabilah bersatu ancam syiah, jika ahad (hari ini, edt) syiah tidak buka kepungan, SEMUA AKAN GEMPUR SYIAH -selesai-

Jum’at, 1 Dzulhijjah 1432H

Pemerintah Pusat Yaman dan Gubenur Nayif dari Saudi janjikan pada Syaikh Yahya akan curahkan bantuan tempur. Telepon dari salafiyyun diberbagai tempat pada beliau siap berjuang bersama. Syaik Yahya berceramah menyemangati Masyarakat dan Thulab untuk sabar dan tegar menghadapi pengepungan ini sebagaimana Rosululloh -shallallahu ‘alayhi wasallam- dan shohabat sabar -selesai-

Kamis, 30 Dzulqoidah 1432H

Assalamu’alaykum. Mayoritas Gunung di sekitar Dammaj memang sejak 2 tahun dikuasai syi’ah, kecuali Gunung Shomma’, Gunung Baroqoh, Gunung Thullab. 6 (Enam) Bulan yang lalu tentara (pemerintah,ed) yang jaga Gunung Shomma’ berkhianat serahkan gunung itu ke syi’ah. 2 (dua) hari yang lalu Gubenur sho’dah datang ke Dammaj, perundingan dengan Ahlul Dammaj dan syia’h. Syi’ah bilang akan buka blokade jalan ke Gunung Baroqoh dengan Gunung Thullab yang selama ini dijaga oleh Thullab dan Masyarakat Dammaj dikosongkan. Thulab dan Masyarakat menolak keras tuntutan itu dan bertekad pertahankan sampai mati. Gubenur pulang tanpaa bisa menekan syi’ah. Sekarang Penjagaan di 2 (dua) Gunung itu diperketat. Thulab siang malam sibuk buat parit dan benteng diseputar lembah Dammaj. Alloh waliyyuna” -selesai-

INFO: Arsip Video Gemuruh Lembah Dammaj telah kami pindah ke halaman lain, disini

File Hashesh
CRC32: A588B13D
MD5: 6454263FB5FAA60F26D1D16BCF5C5C83
SHA-1: 9A215A8345212D75092B85221A97539F6E135F96

Pernyataan Syaikh Yahya terkait pengepungan Syiah di Dammaj (Malam Jum'at-1 Dzulhijjah 1432H) (3.2 MiB, 786 hits)

Audio/Artikel terkait:

Membongkar makar syiah (rafidhah) atas Darul Hadits Dammaj
VIDEO: Seruan Imam Dammaj untuk berjihad melawan syi’ah (rafidhah)

Kategori: Audio Video - Dammaj | 10,777x Dilihat
Tags: dammaj - video